SID
Pilar 1 · Teras Nagari
Data terbuka Nagari Dalko.
Demografi, pembelajaran, pembangunan, ekonomi, cuaca, dan IoT dalam satu pusat data nagari.
Ringkasan Nagari Dalko.
Penduduk, layanan belajar, UMKM, dan indikator pembangunan yang tersedia saat ini.
5
Penduduk
Penduduk terdata dalam SID
2
Pelatihan
Pelatihan siap dipelajari
2
Modul
Modul terbit
1
UMKM
Rumah usaha aktif
0
Produk
Produk dipublikasikan
Demografi
Kelompok Usia
Kapabilitas
Pendidikan
Ekonomi Warga
Pekerjaan Terbanyak
Pembangunan dan lingkungan
SDGs dan IDM
18 dari 18 poin nagari terdata
IDM 2024
MAJU
0,7162
0,7486
IKS
0,6000
IKE
0,8000
IKL
Aktivitas belajar warga nagari.
Ringkasan kegiatan belajar tanpa menampilkan nama, akun, maupun progres perorangan.
0
Warga Belajar
Warga aktif yang memiliki aktivitas belajar
0
Sedang Belajar
Warga dengan modul yang masih berjalan
0
Modul Diselesaikan
Akumulasi penyelesaian modul
0
Sertifikat Terbit
Sertifikat pelatihan yang telah diterbitkan
Kesiapan data lingkungan nagari.
Cakupan prakiraan BMKG dan keadaan perangkat EWS aktif berdasarkan rekaman yang tersimpan.
Terdaftar
Cakupan Cuaca BMKG
Kesiapan kode wilayah untuk prakiraan cuaca
0
Titik Pantau IoT
Perangkat EWS yang aktif
0
Data IoT Terkini
Terhubung dan merekam dalam 20 menit terakhir
0
Perlu Perhatian
Titik terkini berstatus waspada, siaga, atau awas
Capaian 18 poin pembangunan nagari.
Skor ditarik otomatis dari sistem Kemendesa dan diperbarui berkala.
Skor Keseluruhan
43,1%
Sosial
5 poin pembangunan
Rata-rata pilar
48,4%
Lingkungan
6 poin pembangunan
Rata-rata pilar
34,0%
Ekonomi
5 poin pembangunan
Rata-rata pilar
46,6%
Hukum & Tata Kelola
2 poin pembangunan
Rata-rata pilar
48,7%
56 indikator
Sasaran dan indikator pengukurannya
1.1 Tersedia rancangan RKP Nagari yang disusun dengan mendayagunakan SID
- 1.1.1 Tersedianya rancangan RKP Nagari yang disusun dengan mendayagunakan SID, dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.1.2 Persentase kelompok masyarakat yang mendiskusikan rancangan RKP Nagari dengan mendayagunakan SID dalam 1 (satu) tahun terakhir
1.2 Meningkatnya persentase kelompok masyarakat yang mendiskusikan rancangan RKP Nagari
- 1.2.1 Persentase kelompok masyarakat yang menerima informasi tentang rancangan RKP Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.2.2 Persentase kelompok masyarakat yang mendiskusikan rancangan RKP Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
1.3 Meningkatnya persentase kelompok masyarakat yang menghadiri musyawarah Nagari dan memiliki hak suara dalam musyawarah Nagari
- 1.3.1 Persentase kelompok masyarakat yang mengirim wakilnya mengikuti musyawarah Nagari untuk penyusunan RKP Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
1.4 Tersedia peraturan Nagari dan/atau peraturan kepala Nagari yang mengatur mengenai Nagari inklusi
- 1.4.1 Tersedianya peraturan Nagari dan/atau peraturan kepala Nagari yang mengatur mengenai Nagari inklusi
1.5 Meningkatnya persentase warga Nagari marginal dan rentan yang menghadiri musyawarah Nagari dan memiliki hak suara dalam musyawarah Nagari
- 1.5.1 Persentase perempuan yang mengikuti musyawarah Nagari untuk penyusunan RKP Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.5.2 Persentase anak yang mengikuti musyawarah Nagari untuk penyusunan RKP Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.5.3 Persentase penyandang disabilitas yang mengikuti musyawarah Nagari untuk penyusunan RKP Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.5.4 Persentase warga lanjut usia yang mengikuti musyawarah Nagari untuk penyusunan RKP Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.5.5 Persentase warga miskin yang mengikuti musyawarah Nagari untuk penyusunan RKP Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.5.6 Persentase anggota masyarakat adat dan/atau kelompok minoritas yang mengikuti musyawarah Nagari untuk penyusunan RKP Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
1.6 Meningkatnya usulan warga Nagari dan/atau kelompok masyarakat Nagari tentang program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari yang dibahas dan diputuskan dalam musyawarah Nagari
- 1.6.1 Persentase usulan warga Nagari dan/atau kelompok masyarakat Nagari tentang program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari yang dibahas dan diputuskan dalam musyawarah Nagari untuk penyusunan RKP Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
1.7 Tersedia peraturan Nagari yang mengatur mengenai kewenangan berdasarkan hak asal-usul dan kewenangan lokal berskala Nagari
- 1.7.1 Tersedianya peraturan Nagari yang mengatur mengenai kewenangan berdasarkan hak asal-usul dan kewenangan lokal berskala Nagari
1.8 Meningkatnya persentase program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari berdasarkan kewenangan Nagari
- 1.8.1 Jumlah program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari dalam RKP Nagari yang sesuai dengan daftar kewenangan berdasarkan hak asal-usul dan kewenangan lokal berskala Nagari
- 1.8.2 Jumlah program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari dalam anggaran pendapatan dan belanja Nagari yang sesuai dengan daftar kewenangan berdasarkan hak asal-usul dan kewenangan lokal berskala Nagari
1.9 Meningkatnya persentase program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari yang diputuskan dalam musyawarah Nagari
- 1.9.1 Jumlah program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari dalam rancangan peraturan Nagari tentang RKP Nagari yang diputuskan melalui musyawarah Nagari
- 1.9.2 Jumlah program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari dalam rancangan peraturan Nagari tentang anggaran pendapatan dan belanja Nagari yang diputuskan melalui musyawarah Nagari
- 1.9.3 Jumlah program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari dalam rancangan peraturan Nagari tentang anggaran pendapatan dan belanja Nagari yang disetujui oleh bupati/walikota
1.10 Tersedia peraturan Nagari dan/atau peraturan kepala Nagari yang mengatur mengenai akuntabilitas sosial
- 1.10.1 Tersedianya peraturan Nagari dan/atau peraturan kepala Nagari yang mengatur mengenai akuntabilitas sosial
1.11 Meningkatnya persentase pelaksanaan program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari yang dipantau oleh masyarakat Nagari
- 1.11.1 Tersedianya informasi Nagari mengenai Pembangunan Nagari yang dapat diakses secara terbuka dan lansung oleh warga Nagari
- 1.11.2 Tersedianya informasi mengenai dokumen perencanaan dan anggaran pembangunan Nagari, yaitu: RPJM Nagari, RKP Nagari dan anggaran pendapatan dan belanja Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.11.3 Tersedianya informasi mengenai laporan pelaksanaan program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.11.4 Tersedianya jurnalisme warga melalui media cetak dan/atau media online
- 1.11.5 Persentase warga Nagari yang terlibat aktif dalam jurnalisme warga dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.11.6 Persentase warga Nagari yang membaca dan/atau mendengar pemberitaan tentang Pembangunan Nagari dalam 3 (tiga) bulan terakhir
- 1.11.7 Persentase pelaksanaan program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari yang dipantau oleh masyarakat Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
1.12 Tersedia sarana dan prasarana bagi warga Nagari untuk menyampaikan keluhan dan/atau mengadukan atas pelaksanaan program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari
- 1.12.1 Tersedianya rumah aspirasi warga atau posko pengaduan warga
- 1.12.2 Tersedianya kotak pengaduan warga
- 1.12.3 Tersedianya kartu layanan penilaian warga (community scorecard) dalam SID
1.13 Meningkatnya persentase warga Nagari yang menyampaikan penilaian terhadap kinerja Pembangunan Nagari
- 1.13.1 Persentase warga Nagari menyampaikan penilaian kinerja Pembangunan Nagari melalui kartu layanan penilaian warga (community scorecard) dalam SID pada 1 (satu) tahun terakhir
1.14 Meningkatnya persentase penyelesaian masalah pelaksanaan program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari
- 1.14.1 Persentase masalah pelaksanaan program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari yang berhasil diselesaikan dalam 1 (satu) tahun terakhir
1.15 Meningkatnya persentase pengembangan kapasitas masyarakat Nagari mengenai anggaran Nagari
- 1.15.1 Jumlah pelatihan masyarakat Nagari mengenai anggaran Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 1.15.2 Persentase warga Nagari yang mendapatkan pelatihan mengenai anggaran Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
2.1 Tersedia peraturan Nagari dan/atau peraturan kepala Nagari yang mengatur mengenai pemajuan kebudayaan Nagari
- 2.1.1 Tersedianya peraturan Nagari dan/atau peraturan kepala Nagari yang mengatur mengenai pemajuan kebudayaan Nagari
2.2 Tersedia peraturan Nagari dan/atau peraturan kepala Nagari yang mengatur mengenai rencana induk pemajuan kebudayaan Nagari
- 2.2.1 Tersedianya peraturan Nagari dan/atau peraturan kepala Nagari yang mengatur mengenai rencana induk pemajuan kebudayaan Nagari
2.3 Tersedia data dan informasi mengenai objek pemajuan kebudayaan Nagari
- 2.3.1 Tersedianya data dan informasi mengenai objek pemajuan kebudayaan Nagari
2.4 Tersedia dokumentasi mengenai sejarah Nagari
- 2.4.1 Tersedianya dokumentasi mengenai sejarah Nagari
2.5 Meningkatnya persentase warga Nagari yang merasa nyaman dan aman tinggal di Nagari
- 2.5.1 Persentase rumah tangga yang setuju jika ada sekelompok orang dari agama lain yang melakukan kegiatan di lingkungan sekitar tempat tinggal dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 2.5.2 Persentase rumah tangga yang setuju jika ada sekelompok orang dari suku dan/atau ras lain yang melakukan kegiatan di lingkungan sekitar tempat tinggal dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 2.5.3 Persentase rumah tangga yang setuju jika salah satu anggota rumah tangga berteman dengan orang lain yang beda agama dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 2.5.4 Persentase rumah tangga yang setuju jika salah satu anggota rumah tangga berteman dengan orang lain yang berbeda suku dan/atau ras dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 2.5.5 Persentase penduduk usia 10 (sepuluh) tahun ke atas yang mengikuti kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan sekitar dalam 3 (tiga) bulan terakhir
- 2.5.6 Persentase penduduk usia 10 (sepuluh) tahun ke atas yang mengikuti gotong royong dalam 3 (tiga) bulan terakhir
- 2.5.7 Persentase rumah tangga yang merasa khawatir dengan keamanan saat berjalan kaki sendirian di malam hari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 2.5.8 Persentase rumah tangga yang merasa percaya menitipkan rumah kepada tetangga dalam 1 (satu) tahun terakhir
2.6 Meningkatnya persentase objek pemajuan kebudayaan yang dilestarikan
- 2.6.1 Persentase benda, bangunan, struktur, situs dan kawasan cagar budaya di Nagari yang telah dilindungi oleh Nagari dengan peraturan Nagari dan/atau peraturan kepala Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 2.6.2 Persentase warisan budaya tak benda yang telah dilindungi oleh Nagari dengan peraturan Nagari dan/atau peraturan kepala Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 2.6.3 Persentase penduduk usia 5 (lima) tahun ke atas yang menggunakan bahasa daerah di rumah dan/atau dalam pergaulan sehari-hari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 2.6.4 Persentase penduduk usia 10 (sepuluh) tahun ke atas yang menonton secara langsung pertunjukkan seni dalam 3 (tiga) bulan terakhir
2.7 Meningkatnya persentase objek pemajuan kebudayaan yang dikembangkan
- 2.7.1 Persentase objek pemajuan kebudayaan yang dikembangkan melalui program dan/atau kegiatan Pembangunan Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
- 2.7.2 Persentase produk tradisional yang dikembangkan dengan mendayagunakan teknologi tepat guna dalam 1 (satu) tahun terakhir
2.8 Meningkatnya persentase objek pemajuan kebudayaan yang dimanfaatkan
- 2.8.1 Persentase rumah tangga yang menggunakan produk tradisional dalam 3 (tiga) bulan terakhir
- 2.8.2 Persentase rumah tangga yang menggunakan produk hasil inovasi di Nagari dalam 3 (tiga) bulan terakhir
2.9 Meningkatnya persentase warga Nagari yang memperoleh penghasilan dari kegiatan kebudayaan di Nagari
- 2.9.1 Persentase warga Nagari berusia 15 (lima belas) tahun ke atas yang pernah terlibat sebagai pelaku dan/atau pendukung pertunjukkan seni yang menjadikan keterlibatannya itu sebagai sumber penghasilan dalam 1 (satu) tahun terakhir
2.10 Meningkatnya persentase warga Nagari yang mengikuti pembelajaran kebudayaan Nagari yang diselenggarakan oleh Nagari
- 2.10.1 Jumlah pelatihan dan/atau pembelajaran mengenai kebudayaan Nagari yang diselenggarakan oleh Nagari dalam 1 (satu) tahun terakhir
Status nagari menurut Kemendesa.
Gabungan tiga dimensi: ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan.
IDM 2024
Maju
Skor 0,7162
Target berikutnya Mandiri
Ambang skornya 0,8156
Perlu tambahan skor 0,0994
Tiga Dimensi Penyusun
Indikator yang perlu diperbaiki
Rekomendasi kegiatan dari Kemendesa untuk menaikkan status nagari.
| Dimensi | Indikator | Keterangan | Kegiatan Disarankan | Pelaksana | Skor | Tambahan Indeks |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Ketahanan Sosial | Skor Akses Sarkes | Waktu tempuh dari ≤ 30 Menit | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Dokter | Jumlah Dokter Tidak ada | Pengadaan Min 1 org Dokter |
|
0,0000 | 0,0095 |
| Ketahanan Sosial | Skor Bidan | Jumlah bidan ≥ 1 orang | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Nakes Lain | Jumlah tenaga kesehatan lainnya tidak ada | Pengadaan Nakes Min 5 Org |
|
0,0000 | 0,0095 |
| Ketahanan Sosial | Skor Tingkat Kepesertaan BPJS | Jumlah peserta BPJS/jumlah penduduk antara 0,1 s.d 0,25 | Fasilitasi kepesertaan BPJS warga Desa hingga > 75% |
|
2,0000 | 0,0057 |
| Ketahanan Sosial | Skor Akses Poskesdes | Jarak tempuh menuju Poskesdes = 500 Meter | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Aktivitas Posyandu | Jumlah Posyandu aktif 1 bulan sekali/ Jumlah Posyandu > 0,75 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Akses SD/MI | Jarak tempuh menuju SD atau MI = 3000 Meter | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Akses SMP/MTS | Jarak tempuh menuju SMP atau MTs ≤ 6000 Meter | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Akses SMA/SMK | Jarak tempuh menuju SMU atau SMK ≤ 6000 Meter | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Ketersediaan PAUD | Jumlah PAUD ≥ 1 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Ketersediaan PKBM/ Paket ABC | Jumlah PKBM atau Paket ABC Tidak ada | Pelaksanaan Kegiatan PKBM/Kejar Paket A B C |
|
1,0000 | 0,0076 |
| Ketahanan Sosial | Skor Ketersediaan Kursus | Jumlah Pusat Keterampilan atau Kursus Tidak ada | Pengadaan Tempat Kursus/Pelatihan |
|
1,0000 | 0,0076 |
| Ketahanan Sosial | Skor Ketersediaan Taman Baca/ Perpus Desa | Taman Bacaan Masyarakat atau perpustakaan Desa tidak tersedia | Pembangunan PerpusDes/Taman Bacaan Mayarakat |
|
1,0000 | 0,0076 |
| Ketahanan Sosial | Skor Kebiasaan Goryong | Terdapat Kebiasaan Gotong Royong | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Frekuensi Goryong | Frekuensi Gotong Royong > 2 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Ketersediaan Ruang Publik | Ruang Publik tidak terdapat didesa | Pembangunan Ruang Publik |
|
1,0000 | 0,0076 |
| Ketahanan Sosial | Skor Kelompok OR | Jumlah kelompok kegiatan olahraga 2 s.d 3 | Penambahan Min 6 Kelp Olahraga |
|
2,0000 | 0,0057 |
| Ketahanan Sosial | Skor Kegiatan OR | Jumlah kegiatan olahraga > 7 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Keragaman Agama | Jumlah Jenis Agama di Desa > 1 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Keragaman Bahasa | Jumlah Bahasa yang digunakan sehari-hari > 1 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Keragaman Komunikasi | Warga Desa terdiri dari Suku > 1 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Poskamling | Terdapat Pos Keamanan di Desa | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Siskamling | Terdapat Sistem Keamanan Lingkungan warga di Desa | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Konflik | Tidak terdapat atau tidak ada Konflik di Desa | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor PMKS | Jumlah PMKS tidak ada atau 0 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor SLB | Jumlah Skor SLB antara 4 s.d 5 | Penanganan SLB |
|
3,0000 | 0,0038 |
| Ketahanan Sosial | Skor Akses Listrik | (Jumlah Keluarga Memakai listrik + non Listrik/Jumlah keluarga memakai listrik) antara 0,5 s.d 0,59 | Fasilitasi Akses Listrik warga hingga >90 % dari jumlah KK |
|
2,0000 | 0,0057 |
| Ketahanan Sosial | Skor Sinyal Tlp | Sinyal telepon seluler di Desa Lemah | Fasilitasi Upaya Penguatan Sinyal Telp |
|
3,0000 | 0,0038 |
| Ketahanan Sosial | Skor Internet Kantor Desa | Terdapat fasilitas internet di kantor Desa | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Akses Internet Warga | Terdapat Akses internet warga di Desa | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Akses Jamban | Warga Desa BAB di Jamban Sendiri | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Sampah | Warga desa membuang sampah di tempat Lainnya | Warga desa membuang sampah di tempat Lainnya |
|
0,0000 | 0,0095 |
| Ketahanan Sosial | Skor Air Minum | Sumber air minum berasal dari PAM, Air Ledeng tanpa Meteran | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Sosial | Skor Air Mandi & Cuci | Sumber air mandi dan cuci berasal dari PAM, Air Ledeng tanpa Meteran | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Keragaman Produksi | Jumlah Industri Mikro/ Jumlah KK ≥ 0,004 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Pertokoan | Jarak ke kelompok pertokoan terdekat > 25 KM | Pembangunan Pusat pertokoan melalui kerjasama antar desa/melayani beberapa desa |
|
1,0000 | 0,0222 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Pasar | (Total KK/jumlah pasar(permanen)) = 0 | Pembangunan Pasar Permanen |
|
1,0000 | 0,0222 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Toko/ Warung Kelontong | Jumlah Toko dan warung kelontong > 3 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Kedai & Penginapan | Jumlah Kedai dan Penginapan > 1 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor POS & Logistik | Jumlah pos dan jasa logistik = 0 | Pembangunan Jasa Logistik dan Kantor Pos |
|
0,0000 | 0,0278 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Bank & BPR | Jumlah bank dan BPR = 0 | Fasilitasi Pembangunan Bank Pemerintah, Swasta &/ BPR |
|
0,0000 | 0,0278 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Kredit | Jumlah fasilitas kredit = 2 | Penambahan 2 jenis Fasilitas Kredit (KUR/KKPE/KUK/Kredit lainnya)(Identifikasi kekurangan akses kredit) |
|
3,0000 | 0,0111 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Lembaga Ekonomi | Jumlah koperasi aktif dan BUMDESA > 1 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Moda Transportasi Umum | Transportasi Umum tidak ada | Fasilitasi Pengadaan Transportasi Umum dengan Trayek Tetap |
|
1,0000 | 0,0222 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Keterbukaan Wilayah | Jalan di Desa dilalui oleh kendaraan bermotor roda empat atau lebih Sepanjang Tahun | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Ekonomi | Skor Kualitas Jalan | Jenis permukaan jalan desa Aspal atau beton | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Lingkungan | Skor Kualitas Lingkungan | Pencemaran (air, udara, tanah, limbah disungai) di desa [jumlah pencemaran/4] = 0 | — |
|
5,0000 | 0,0000 |
| Ketahanan Lingkungan | Skor Rawan Bencana | Jenis bencana (longsor, banjir, kebakaran hutan) jenis bencana di desa = 1 | Identifikasi 1 Jenis bencana (longsor, banjir, kebakaran hutan) untuk penanganan pencegahan |
|
4,0000 | 0,0222 |
| Ketahanan Lingkungan | Skor Tanggap Bencana | Fasilitas mitigasi/tanggap bencana (peringatan dini bencana alam, peringatan dini tsunami, perlengkapan keselamatan, jalur evakuasi) jumlah fasilitas mitigasi / tanggap bencana = 1 | Pembangunan/Pengadaan 2 Fasilitas Mitigasi Bencana Sesuai karakteristik wilayah (Kebutuhan sesuai hasil identifikasi kerawanan/potensi bencana) |
|
3,0000 | 0,0444 |
Cuaca nagari dari BMKG.
Diperbarui berkala mengikuti sumber resmi BMKG.
Prakiraan cuaca belum tersedia
Layanan BMKG sedang tidak dapat dihubungi, atau kode wilayah nagari belum terdaftar di sana.